- Pertanian berkelanjutan terbukti meningkatkan produktivitas panen hingga 40,6% sekaligus menurunkan biaya produksi sebesar 30,7%, sehingga lebih menguntungkan bagi petani.
- Penerapan pupuk organik, diversifikasi tanaman, dan pengelolaan lahan yang lebih baik meningkatkan pendapatan petani serta memperkuat ketahanan pangan di perdesaan.
- Agar manfaatnya dirasakan lebih luas, pertanian berkelanjutan perlu didukung melalui kebijakan pemerintah, penyuluhan, dan akses pasar yang lebih baik bagi petani.
Bayangkan seorang petani yang selama bertahun-tahun hanya menanam dua jenis tanaman dalam satu musim, terus membeli pupuk kimia yang harganya naik setiap tahun, lalu suatu hari beralih ke cara bertani yang sama sekali berbeda. Hasil panennya justru naik lebih dari 40 persen. Ongkos produksinya turun sepertiga. Pendapatannya melonjak hampir separuh. Dan alih-alih dua jenis tanaman, kini ia menanam lima jenis sekaligus di lahan yang sama.
Ini bukan janji manis dari selebaran pupuk organik di pinggir jalan desa. Ini adalah temuan nyata dari penelitian yang dilakukan Doddy Ismunandar Bahari bersama empat rekannya dari lima kampus berbeda—Universitas Sembilanbelas November Kolaka, Universitas Medan Area, Universitas Patompo, Akademi Informatika dan Komputer Medicom, serta Politeknik Negeri Jember.
Sudah Berlangganan? Masuk Di Sini
- ✓ Dengan berlangganan kamu mendukung independensi media lokal
- ✓ Akses seluruh berita eksklusif di situs ini
- ✓ Berita kredibel tanpa intervensi
- ✓ Baca nyaman dengan lebih sedikit iklan
Kami menerima metode pembayaran












Leave a Reply
View Comments