- Pembangunan Bendungan Bulango Ulu yang seharusnya mendukung sektor pertanian, justru meminggirkan petani. Mereka kehilangan mata pencaharian akibat PSN ini.
- Proyek ini juga membuat sebagian petani terkatung-katung tak tahu arah untuk mencari hidup. Kondisi ini membuat mereka harus mencari cara lain untuk bertahap hidup.
- Bendungan ini disebut bukan solusi untuk pertanian di Gorontalo. Sebaliknya, mega proyek ini diprediksi akan berdampak buruk secara ekologis dan membuat petani semakin rentan.
- PSN ini juga dinilai bisa memperparah krisis iklim karena bisa memicu gas metana, serta mendorong deforestasi. Pembangunannya juga menafikan partisipasi masyarakat.
Di atas bukit, sejumlah ekskavator terlihat giat membongkar gunung, memindahkan bongkahan batuan dan pasir ke dalam deretan dump truk berkapasitas 30 ton yang rapi terparkir di tepi jalan. Di samping kendaraan, para pekerja berseragam proyek dengan mantel cerah dan helm pelindung terlihat mengarahkan supir dump truk agar tidak tergelincir.
Inilah suasana di lokasi pembangunan Bendungan Bolango Ulu, sebuah Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai Rp2,4 triliun. Bendungan ini akan dibangun dengan tinggi 65,9 meter dan luas genangan 483 hektar, mencakup tiga desa di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Tiga desa itu yaitu; Desa Tuloa, Owata dan Mongiilo.
Untuk melanjutkan membaca artikel ini
Langganan Sekarang
Cek paket yang tersedia
Sudah Berlangganan? Masuk Di Sini
- ✓ Dengan berlangganan kamu mendukung independensi media lokal
- ✓ Akses seluruh berita eksklusif di situs ini
- ✓ Berita kredibel tanpa intervensi
- ✓ Baca nyaman dengan lebih sedikit iklan
Kami menerima metode pembayaran
DANA
gopay
OVO
ShopeePay
QRIS
Dan lainnya















Leave a Reply
View Comments