- Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan industri nikel PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah, pada Jumat, 25 Oktober 2024, sekitar pukul 16.30 WITA.
- Yayasan Tanah Merdeka mencatat, kecelakaan kerja yang dialami oleh Andri pada bulan akhir September lalu, dan Laode Gunawan pada 25 Oktober lalu itu menambah deretan kecelakaan kerja di kawasan IMIP sebanyak 18 kali dalam tahun 2024.
- Masalah ini muncul dari berbagai faktor, termasuk proses perekrutan yang tidak transparan, fleksibilitas mutasi buruh, dan sistem kerja dengan beban tinggi yang memaksa buruh untuk mengambil lembur agar dapat memperoleh upah yang layak.
- Jam kerja dan upah pokok menjadi masalah yang pelik bagi para buruh di IMIP, karena upah pokok masih di bawa UMK. Para buruh di IMIP memaksakan diri untuk lembur kerja demi menerima upah tambahan agar dapat bertahan hidup.
Kecelakaan kerja kembali terjadi di kawasan industri nikel PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Morowali, Sulawesi Tengah, pada Jumat, 25 Oktober 2024, sekitar pukul 16.30 WITA. Insiden ini disebabkan oleh kebakaran di PT Dexin Steel Indonesia (PT DSI), yang mengakibatkan satu orang pekerja, Laode Gunawan, seorang operator Hoist Crane, tewas, satu orang pekerja lainya luka ringan.
Berdasarkan keterangan pekerja, suara ledakan cukup keras yang menyebabkan kebakaran itu terjadi di areal kolam limbah. Sebuah rekaman video amatir yang tersebar di media sosial menunjukan api hitam membakar dinding dan hoist crane. Meski begitu, penyebab ledakan tersebut belum diketahui. Namun, peristiwa ini menambah deretan kecelakaan kerja di kawasan IMIP.
Sudah Berlangganan? Masuk Di Sini
- ✓ Dengan berlangganan kamu mendukung independensi media lokal
- ✓ Akses seluruh berita eksklusif di situs ini
- ✓ Berita kredibel tanpa intervensi
- ✓ Baca nyaman dengan lebih sedikit iklan
Kami menerima metode pembayaran















Leave a Reply
View Comments