- Perubahan iklim membuat suhu malam meningkat dan mengurangi waktu tidur manusia.
- Dampaknya paling besar dirasakan di wilayah panas serta kelompok rentan, seperti lansia dan masyarakat berpendapatan rendah.
- Kehilangan tidur akibat panas terus meningkat dan berisiko mengganggu kesehatan serta produktivitas.
Setiap tahun, rata-rata manusia di bumi ini kehilangan hampir 56 jam waktu tidur hanya karena malam hari terasa terlalu panas untuk beristirahat dengan nyenyak. Itu setara dengan hampir tujuh malam penuh tidur yang lenyap setiap tahunnya—dan sekitar satu malam di antaranya murni disebabkan oleh perubahan iklim yang dipicu manusia sendiri.
Angka ini datang dari analisis terbaru Climate Central, organisasi nirlaba independen yang beranggotakan para ilmuwan dan komunikator sains iklim, yang dipublikasikan pada 15 Juli 2026.
Untuk melanjutkan membaca artikel ini
Langganan Sekarang
Cek paket yang tersedia
Sudah Berlangganan? Masuk Di Sini
- ✓ Dengan berlangganan kamu mendukung independensi media lokal
- ✓ Akses seluruh berita eksklusif di situs ini
- ✓ Berita kredibel tanpa intervensi
- ✓ Baca nyaman dengan lebih sedikit iklan
Kami menerima metode pembayaran
DANA
gopay
OVO
ShopeePay
QRIS
Dan lainnya












Leave a Reply
View Comments