- Bencana di Sumatra dapat berdampak pada ekonomi seluruh Indonesia melalui rantai pasok.
- Gangguan pada perkebunan dan infrastruktur memiliki efek ekonomi yang lebih luas.
- Mitigasi bencana perlu memperkuat ketahanan ekonomi dan konektivitas antarwilayah.
Pada penghujung 2025, banjir bandang, tanah longsor, dan cuaca ekstrem menghantam Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hampir bersamaan. Selain merenggut nyawa dan memaksa ribuan orang mengungsi, bencana ini juga meluluhlantakkan jalan, jembatan, lahan pertanian, dan kawasan perkebunan di sejumlah titik strategis pulau itu. Badan Nasional Penanggulangan Bencana mencatatnya sebagai salah satu peristiwa hidrometeorologis terbesar yang pernah melanda Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Pertanyaan yang muncul kemudian bukan hanya seberapa besar kerusakan fisik yang terjadi, tapi juga: ke mana dampaknya akan merambat? Apakah kerugian ekonomi akan berhenti di batas provinsi yang porak-poranda, atau justru menjalar ke Jakarta, Surabaya, bahkan Papua—wilayah yang secara fisik sama sekali tak tersentuh bencana?
Sudah Berlangganan? Masuk Di Sini
- ✓ Dengan berlangganan kamu mendukung independensi media lokal
- ✓ Akses seluruh berita eksklusif di situs ini
- ✓ Berita kredibel tanpa intervensi
- ✓ Baca nyaman dengan lebih sedikit iklan
Kami menerima metode pembayaran












Leave a Reply
View Comments