- Hutan Sancang memiliki keanekaragaman tumbuhan yang tinggi, dengan 174 spesies yang tersebar secara berbeda di berbagai lokasi.
- Setiap bagian hutan memiliki komposisi tumbuhan yang khas, sehingga perbedaan spesies tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi lingkungan, tetapi juga faktor ekologis lainnya.
- Konservasi Sancang perlu dilakukan secara menyeluruh, dengan menjaga berbagai habitat dan lokasi agar seluruh keanekaragaman tumbuhan tetap terlindungi.
Bayangkan berjalan menyusuri hutan di sepanjang pesisir selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat—kawasan yang dikenal sebagai Cagar Alam Leuweung Sancang. Di satu titik, Anda akan menemukan pepohonan raksasa dari famili Dipterocarpaceae, kelompok pohon yang jadi penanda khas hutan tropis dataran rendah yang masih “perawan”—jarang terganggu, berdiri kokoh sejak entah berapa generasi lalu.
Berjalan beberapa ratus meter saja ke lokasi lain, susunan tumbuhannya bisa terasa sangat berbeda: spesies dominan berganti, jenis yang tadi melimpah kini nyaris tak terlihat, digantikan oleh spesies lain yang justru jarang muncul di titik sebelumnya.
Untuk melanjutkan membaca artikel ini
Langganan Sekarang
Cek paket yang tersedia
Sudah Berlangganan? Masuk Di Sini
- ✓ Dengan berlangganan kamu mendukung independensi media lokal
- ✓ Akses seluruh berita eksklusif di situs ini
- ✓ Berita kredibel tanpa intervensi
- ✓ Baca nyaman dengan lebih sedikit iklan
Kami menerima metode pembayaran
DANA
gopay
OVO
ShopeePay
QRIS
Dan lainnya










