- Pencemaran logam berat ditemukan dengan pola yang berbeda-beda, terutama arsenik dan timbal pada sedimen sungai serta merkuri dan kadmium pada beberapa titik Danau Limboto.
- Kadmium menjadi perhatian pada bahan pangan, karena ditemukan melebihi nilai acuan pada sebagian sampel beras dan ikan teri, meskipun beberapa perbandingan masih memiliki keterbatasan metodologis.
- Hasil penelitian belum cukup untuk menyimpulkan risiko kesehatan secara pasti, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan metode yang lebih ketat, pemantauan musiman, serta analisis spesiasi dan sumber logam berat.
Di pedalaman Gorontalo, koridor Tulabolo-Motomboto menyimpan sesuatu yang menarik perhatian dua kelompok yang sangat berbeda kepentingannya: ahli geologi dan penambang emas rakyat. Kawasan ini adalah bagian dari distrik mineral Tombulilato, tempat batuan mengandung emas dan tembaga terbentuk lewat proses hidrotermal purba.
Tempta juga sekaligus menjadi lokasi aktivitas Artisanal and Small-Scale Gold Mining (ASGM), atau yang lebih dikenal sebagai tambang emas rakyat, yang telah berlangsung puluhan tahun dan masih mengandalkan merkuri untuk mengikat butiran emas dari bijihnya.
Untuk melanjutkan membaca artikel ini
Langganan Sekarang
Cek paket yang tersedia
Sudah Berlangganan? Masuk Di Sini
- ✓ Dengan berlangganan kamu mendukung independensi media lokal
- ✓ Akses seluruh berita eksklusif di situs ini
- ✓ Berita kredibel tanpa intervensi
- ✓ Baca nyaman dengan lebih sedikit iklan
Kami menerima metode pembayaran
DANA
gopay
OVO
ShopeePay
QRIS
Dan lainnya













Leave a Reply
View Comments