Benua Indonesia
Langganan
0
  • Home
  • Laporan Mendalam
  • Energi
    • PLTU
    • Tambang
    • Cerita
  • Hutan
    • Lingkungan
    • Agraria
    • Sawit
  • Perubahan Iklim
    • Biodiversitas
    • Kelautan
    • Komunitas
  • Opini
    • Ekonomi
    • Ekowisata

Arsip

  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Maret 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Juni 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
  • Mei 2023
  • April 2023
  • Maret 2023
  • Februari 2023
  • Januari 2023
  • Desember 2022
  • November 2022
  • Oktober 2022
  • September 2022
  • Agustus 2022
  • Juli 2022
  • Juni 2022
  • Mei 2022
  • April 2022
  • Maret 2022
  • Februari 2022
  • Januari 2022
  • Desember 2021
  • November 2021
  • Oktober 2021
  • September 2021
  • Juni 2021
  • Mei 2021

Kategori

  • Agraria
  • Biodiversitas
  • Cerita
  • Ekonomi
  • Ekowisata
  • Energi
  • Hutan
  • Kelautan
  • Komunitas
  • Laporan Mendalam
  • Lingkungan
  • Opini
  • Perubahan Iklim
  • PLTU
  • Sawit
  • Tambang

Meta

  • Masuk
  • Feed entri
  • Feed komentar
  • WordPress.org
Benua Indonesia Benua Indonesia
Dukung Kami
Benua Indonesia Benua Indonesia
Benua Indonesia Benua Indonesia
  • Home
  • Laporan Mendalam
  • Energi
    • PLTU
    • Tambang
    • Cerita
  • Hutan
    • Lingkungan
    • Agraria
    • Sawit
  • Perubahan Iklim
    • Biodiversitas
    • Kelautan
    • Komunitas
  • Opini
    • Ekonomi
    • Ekowisata
Artikel Populer
Musu Bilale, menunjukkan salah satu tempat dulu biasa dia tangkap kepiting kenari. Foto: Sarjan Lahay

B+Penyesalan Pemburu Kepiting Kenari

Mei 4, 2026
Ekosistem karst Banggai Kepulauan. Foto: Jatam Sulteng

Kawasan Karst Banggai Kepulauan Bukan untuk Ditambang!

April 29, 2026
Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato. (Foto: Sarjan Lahay)

B+Tambang Ilegal Menggali Petaka

Mei 6, 2026
Hutan Alam yang diduga ditebang di wilayah konsesi PT BTL dan PT IGL. (Foto: FWI)

B+Anomali Multiusaha Kehutanan: Ketika Eksploitasi Berpakaian Hijau

Mei 3, 2026
Benua Indonesia Benua Indonesia
  • Home
  • Laporan Mendalam
  • Energi
    • PLTU
    • Tambang
    • Cerita
  • Hutan
    • Lingkungan
    • Agraria
    • Sawit
  • Perubahan Iklim
    • Biodiversitas
    • Kelautan
    • Komunitas
  • Opini
    • Ekonomi
    • Ekowisata
Artikel Populer
Musu Bilale, menunjukkan salah satu tempat dulu biasa dia tangkap kepiting kenari. Foto: Sarjan Lahay

B+Penyesalan Pemburu Kepiting Kenari

Mei 4, 2026
Ekosistem karst Banggai Kepulauan. Foto: Jatam Sulteng

Kawasan Karst Banggai Kepulauan Bukan untuk Ditambang!

April 29, 2026
Aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato. (Foto: Sarjan Lahay)

B+Tambang Ilegal Menggali Petaka

Mei 6, 2026
Hutan Alam yang diduga ditebang di wilayah konsesi PT BTL dan PT IGL. (Foto: FWI)

B+Anomali Multiusaha Kehutanan: Ketika Eksploitasi Berpakaian Hijau

Mei 3, 2026

Sarjan Lahay

Sarjan Lahay adalah jurnalis lepas di Pulau Sulawesi, tepatnya di Gorontalo. Ia sangat tertarik dengan isu lingkungan dan perubahan iklim. Ia juga sering menerima berbagai beasiswa liputan, baik dalam negeri maupun luar negeri untuk menceritakan berbagai macam isu dampak perubahan iklim, kerusakan lingkungan yang dilakukan industri ekstraktif, hingga cerita masyarakat adat yang terus terpinggirkan. Sejak 2019, Sarjan terjun ke dunia jurnalistik, dan pada Tahun 2021 hingga sekarang menjadi jurnalis lepas di Mongabay Indonesia.
Kondisi miris, kawasan konservasi, Suaka Margasatwa Bakiriang, malah banyak kebun sawit. (Foto: Sarjan Lahay/ Mongabay Indonesia)
Hutan

Asa Masyarakat Adat Batui Kembalikan Kelestarian Hutan Bakiriang

Posted by Oleh: Sarjan Lahay Juni 5, 2022
‘Hutan’ sawit di SM Bakiriang. Kawasan konservasi yang seharusnya berisi bermacam kekayaan flora ini malah jadi tanaman monokultur, sawit (Foto: Sarjan Lahay/ Mongabay Indonesia)
Laporan Mendalam

B+Nestapa Suaka Margasatwa Bakiriang Tergerus jadi Kebun Sawit

Posted by Oleh: Sarjan Lahay Mei 24, 2022
Oma Jau sedang petik kopi Dulamayo. Foto: Kopi Dulamayi, jadi salah satu tanaman mitigasi bencana di daerah ini. Foto: (Sarjan Lahay/ Mongabay Indonesia)
Cerita

Menanti Kopi jadi Unggulan Gorontalo

Posted by Oleh: Sarjan Lahay Mei 2, 2022
Ermi Mauke, penjaga hutan Sawawa (Foto: Sarjan Lahay/ Mongabay Indonesia)
Hutan

Ermi Mauke, Perempuan Penjaga Hutan Suwawa Gorontalo

Posted by Oleh: Sarjan Lahay April 24, 2022
Owa Jawa yang diamankan petugas saat razia kedaraan di Gorontalo. Foto: Sarjan Lahay
Biodiversitas

Penyelundupan Perdagangan Satwa Ke Philipina Berhasil Digagalkan di Gorontalo

Posted by Oleh: Sarjan Lahay April 1, 2022
Bibit malahengo. Apakah pohon ini endemik Gorontalo? (Foto: Sarjan Lahay/ Mongabay Indonesia)
Hutan

Pohon Malahengo, Apakah Endemik Gorontalo?

Posted by Oleh: Sarjan Lahay Maret 21, 2022
Peringatan bagi kendaraan proyek Bendungan Bulango Ulu, yang melewati Desa Kopi, harus pelan-pelan karena banyak anak-anak. Tak jarang pengemudi kendaraan melaju cepat, beberapa kecelakaan sudah terjadi, warga pun resah. (Foto: Sarjan lahay/ Mongabay Indonesia)
Lingkungan

Proyek Bendungan Bulango Ulu Mulai Konstruksi, Warga Keluhkan Debu dan Rawan Kecelakaan

Posted by Oleh: Sarjan Lahay Februari 27, 2022
Buah kopi yang sudah memerah dan siap petik. (Foto: Sarjan Lahay/Mongbay Indonesia)
Hutan

Kopi Dulamayo, Tanaman Mitigasi Bencana di Hulu Gorontalo

Posted by Oleh: Sarjan Lahay Februari 15, 2022
Proses penyitaan burung-burung dilindungi dari rumah Iin, warga di Gorontalo. Foto: BKSDA
Biodiversitas

Burung-burung Dilindungi Sitaan dari Warga di Gorontalo

Posted by Oleh: Sarjan Lahay Februari 5, 2022
Banjir di Desa Buhu, Kabupaten Gorontalo, menyebabkan ratusan rumah tergenang sekitar tiga bulan. Dalam waktu selama itu, warga pun terpaksa tinggal di pengungsian. (Foto: Sarjan Lahay/ Mongabay Indonesia)
Lingkungan

Ironi Banjir di “Kabupaten Lestari” Gorontalo

Posted by Oleh: Sarjan Lahay Januari 24, 2022
1 … 15 16 17 18

Benua Indonesia adalah media lingkungan hidup.

  • Tim Kami
  • Tentang
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Ayo Menulis Bersama!

Jurnalisme Lingkungan sungguh Penting!

Kami bekerja sepenuh hati demi bumi yang lestari. Dukung kami dengan berdonasi, agar Benua.id terus bekerja dan tetap hidup dengan nafas yang panjang.

Dukung Kami
© Copyright 2026 Benua Indonesia - Hak Cipta dilindungi Undang-undang